Olahraga di Rumah Untuk Anak Selama Puasa

Olahraga di Rumah Untuk Anak Selama Puasa

Bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Anak-anak tentu juga diajarkan untuk berpuasa sehari penuh bersama dengan keluarga. Namun, berpuasa tidak menjadi penghalang untuk beraktivitas. Ada banyak olahraga di rumah untuk anak yang bisa dipraktekkan sehingga anak juga lebih aktif dan memotivasi anak.

Olahraga yang Cocok Selama Anak Puasa

  1. Jumping Jacks

Latihan yang sangat sederhana dan praktis untuk rumah adalah jumping jacks. Anak cukup membuka dan menutup anggota tubuhnya dengan cepat. Sederhana, tetapi baik untuk seluruh tubuh terutama untuk meningkatkan kesehatan jantung, paru-paru, dan otot. Lakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum mulai berolahraga.

  1. Burpee

Burpee adalah gerakan sederhana untuk membangun stamina sehingga anak Anda akan mendapatkan stamina yang cukup tanpa cepat lelah. Burpee memberikan tekanan dengan cara squat, melompat dengan pose seperti push up, dan squat kemudian melompat lagi.

Burpee dapat membantu memperkuat otot-otot di lengan dan paha Anda dan menjaga kesehatan jantung. Gerakan Burpee dan bisa diulang-ulang. Namun jika anak Anda belum terbiasa, jangan terburu-buru dan coba pelan-pelan.

  1. Jalan Santai

Olahraga di rumah untuk anak ini dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Misalnya, jika Anda ingin berjalan-jalan santai di sekitar rumah, berjalanlah ke beberapa ruangan di belakang rumah. Jika Anda ingin mengulang beberapa putaran atau membuat anak lebih senang lagi, Anda dapat menempatkan hadiah kecil di sudut rumah dan menyuruh anak mencarinya.

Misalnya snack menu favorit anak yang bisa disiapkan terlebih dahulu dan akan dimakan saat berbuka puasa. Anak tidak hanya menikmati jalan-jalan santai yang menyenangkan, tetapi juga akan membantu anak Anda tetap bugar dan sehat selama bulan Ramadhan.

  1. Menari

Menari adalah aktivitas yang sangat menyenangkan untuk anak-anak. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengajak anak menari misalnya dengan memutar video atau lagu kesukaan si kecil kemudian mengajaknya menari bersama. Menari bukan hanya kegiatan yang seru dan menyenangkan, tetapi juga dapat meningkatkan mood anak dan memperkuat otot-ototnya.

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Olahraga?

Anak-anak tidak boleh beraktivitas terlalu berat sebelum dan sesudah makan. Namun, jika anak Anda ingin terus berolahraga, sebaiknya lakukan dua jam setelah makan. Tujuannya adalah untuk mencegah masalah pencernaan yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan gastrointestinal pada si kecil. Jangan memaksa anak untuk terus berolahraga ketika dia sudah lelah. Lakukan secara bertahap hingga tubuhnya mulai terbiasa dengan aktivitas fisik.

Saat melalukan olahraga di rumah untuk anak, pastikan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan mengonsumsi makanan dan minuman bergizi seperti MILO UHT yang merupakan minuman coklat siap saji yang kaya akan nutrisi seperti vitamin B2, B3, B6, B12 dan D serta kalsium, fosfor, dan zat besi untuk mengisi ulang tenaga anak setelah beraktivitas.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *